KEGIATAN PELATIHAN HYPNOTEACHING TAHUN 2019

Hypnoteaching merupakan improvisasi dari sebuah metode pembelajaran yang menggunakan sugesti-sugesti positif untuk mencapai alam bawah sadar anak didik. Hypnoteaching sebenarnya merupakan salah satu teknik yang menggabungkan antara ilmu hipnosis, komunikasi, psikologi, dan teknik pengajaran di kelas.

Dalam penyampaian materi pelajaran, guru menggunakan bahasa-bahasa bawah sadar, yakni bahasa persuasif,  yang akan menimbulkan ketertarikan tersendiri bagi anak didik. Kata hypnoteaching merupakan paduan dari dua kata yaitu hipnosis dan teachingHipnosis berarti mensugesti dan teaching berarti mengajar. Dapat diartikan bahwa hypnoteaching adalah Seni berkomunikasi dalam proses pengajaran dengan cara mengekplorasi alam bawah sadar sehingga anak didik menjadi fokus, relaks, dan sugestif dalam menerima materi pelajaran yang diberikan.

Dalam hypnoteaching, guru bertindak sebagai penghipnotis dan anak didik berperan sebagai suyet atau orang yang dihipnotis. Guru tidak perlu menidurkan anak didik ketika melakukan hypnoteaching, tetapi cukup memberikan bahasa yang persuasif dalam berkomunikasi dengan anak didik dan memahami pola kerja pikiran anak didik yang sebenarnya sehingga apa yang dikomunikasikan oleh guru sesuai dengan harapan si anak didik. Bahasa yang disampaikan tersebut harus mudah dipahami oleh anak didik karena sangat tidak mungkin bila melakukan hipnosis tanpa suyet paham akan maksud dari si penghipnotis.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa melaksanakan kegiatan Pelatihan Hypnoteaching  selama 5 (lima) hari sejak tanggal 22-26 November 2019 yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan kebudayaan. Kegiatan ini di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Dra. SUHARTINI, M. Pd. Kegiatan Hypnoteaching ini dikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri dari  guru  tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Dalam sambutannya Dra. Suhartini, M.Pd mengharapkan semoga dengan terlaksananya kegiatan ini :

  1. Proses pembelajaran terasa lebih mengasyikan dan menyenangkan
  2. Menghadirkan pendekatan hati sanubari dalam proses KBM dan diluar kelas (menjalin hubungan harmonis antara guru & siswa)
  3. Menarik perhatian siswa dengan berbagai permainan kreasi
  4. Mengatasi anak-anak yang malas belajar dengan komunikasi diri
  5. Mematahkan kekuatan “ego” siswa yang sok kuat, sok berkuasa, sok jago dan sok hebat melalui trik-trik ringan hipnosis dan lain-lain.                                                                                                                                                                                                                                                  Semoga guru- guru di Kota Langsa dapat mengaplikasikan metode terdahsyat  ini. Metode yang dapat membuat siswa Anda menjadi senang bersekolah, dan menjadi insan cerdas yang luar biasacoolcoolcoolcool

What other's say about : How ThePhone thriller..